Pemerintah
Kabupaten Banyumas kembali menunjukkan komitmennya dalam memperhatikan
kesejahteraan sektor pertanian. Melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT),
sebanyak 170 petani di Kecamatan Wangon menerima bantuan tunai sekaligus
kepastian perlindungan jaminan sosial.
Penyaluran
yang berlangsung pada Rabu (03/12/2025) ini menyasar empat kelompok tani
(Poktan) di wilayah Kecamatan Wangon dengan total nilai bantuan mencapai
Rp204.000.000.
Adapun
rincian kelompok tani penerima manfaat adalah:
·
Poktan
Setia Usaha (Desa Pengadegan)
·
Poktan
Degan Mas (Desa Randegan)
·
Poktan
Harapan Jaya (Desa Wangon)
·
Poktan
Dharma Mukti Tani (Desa Klapagading Kulon)
Penyerahan
bantuan dilakukan secara simbolis kepada empat perwakilan petani, yakni Achmad
Saryono (Poktan Dharma Mukti Tani), Sariman (Poktan Setia Usaha), Regy Setiadi
(Poktan Degan Mas), dan Subur Prianto (Poktan Harapan Jaya).
Tidak
hanya memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai, Pemkab Banyumas juga
mengintegrasikan program ini dengan pemberian bantuan iuran Jaminan Sosial
Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan). Program perlindungan ini menyasar
petani tembakau, penderes nira, serta pekerja rentan lainnya di wilayah
Banyumas.
Langkah
ini diambil untuk memberikan rasa aman bagi para pekerja lapangan yang memiliki
risiko kerja tinggi. Hingga November 2025, tercatat sebanyak 6.050 orang telah
ter-cover dalam program bantuan iuran jaminan sosial ini.
"Pemberian
BLT dan jaminan sosial ini adalah bentuk kehadiran negara untuk memastikan para
petani kita tidak hanya berdaya secara ekonomi, tapi juga terlindungi dari
risiko kecelakaan kerja atau kematian," ungkap perwakilan pemerintah dalam
acara tersebut.
Dengan
adanya bantuan ini, diharapkan para petani di Kecamatan Wangon dapat
meningkatkan produktivitas mereka sekaligus memiliki jaring pengaman sosial
yang berkelanjutan bagi keluarga di rumah.